Kamis, 17 September 2026

Kapal Induk Pertama Indonesia Sudah Tiba di Perairan Tanah Air

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kapal ITS Giuseppe Garibaldi (C551), kapal induk pertama Indonesia (depan) dikawal dua fregat kelas Brawijaya milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 memasuki perairan Indonesia menuju Jakarta, Kamis (17/9/2026). Kapal ini selanjutnya akan menyandang nama KRI Sriwijaya. Foto: Dispenal

Kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi (C551), telah memasuki perairan Indonesia setelah menempuh pelayaran panjang dari Italia sejak 24 Agustus 2026. Kapal itu selanjutnya akan menyandang nama KRI Sriwijaya, sebagai bagian dari kekuatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Saat memasuki perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, Kamis (17/9/2026), kapal induk pertama Indonesia ini dikawal dua fregat kelas Brawijaya milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

“Setelah berlayar dari Italia pada 24 Agustus yang lalu, ITS Giuseppe Garibaldi telah tiba di Tanah Air dan sedang berlayar menuju Jakarta. Kedatangan kapal induk perdana ini dikawal langsung oleh 2 Fregat kelas Brawijaya yaitu KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 saat memasuki Perairan ALKI I,” tulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam keterangan resminya, Kamis.

Kapal induk itu dijadwalkan tiba di Jakarta pada, Jumat (18/9/2026) besok, disambut langsung Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, KSAD, KSAU serta para pejabat pemerintah lainnya.

Kedatangan kapal ini disinyalir jadi bagian penguatan kemampuan TNI AL, terutama dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Mulai operasi kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta berbagai operasi laut yang membutuhkan mobilitas dan dukungan kekuatan dalam skala besar.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
27o
Kurs