Kekuatan suara desibel sangat tinggi seperti sound horeg dapat menimbulkan efek yang memicu peningkatan denyut jantung hingga tekanan darah, menurut dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher (THT-KL).
“Kekuatan suara yang dihasilkan sound horeg melebihi ambang nyeri akibat suara. Hal ini akan direspons badan sebagai peningkatan denyut jantung sampai peningkatan tekanan darah,” ujar Dr. dr. Fikri Mirza Putranto, Sp.THT-KL, Sub.NO(K), dokter spesialis THT-KL ubspesialis Neurotologi di Jakarta, Jumat (18/9/2026) dilansir Antara.
Respons tubuh tersebut, menurut Fikri, biasanya tertutupi oleh efek kekuatan suara sound horeg yang menimbulkan kenyamanan sesaat karena bunyi dan getaran yang dihasilkan akan memicu kebutuhan bergoyang dan efek psikologis memisahkan diri dari lingkungan.
“Efek nyaman sesaat ini bersifat ‘candu’ sehingga memancing kebutuhan untuk mendapat sensasi yang sama berulang kali,” tutur Fikri, yang juga pengajar pada Kelompok Staf Medis Telinga Hidung Tenggorokan – Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Universitas Indonesia.
Sound horeg adalah parade yang dilakukan sekelompok orang dengan membunyikan musik lewat perangkat pelantang suara yang diangkut menggunakan pikup atau truk, kemudian berkeliling di area kampung atau di jalan raya.

NOW ON AIR SSFM 100

