Pemprov Jatim Siapkan Alur Penyeberangan di Ketapang untuk Kelancaran Rantai Logistik
Senin, 28 September 2026 | 16:30 WIB
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengumpulkan 12 perusahaan penyalur ART, Senin (28/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengumpulkan 12 perusahaan penyalur asisten rumah tangga atau Perusahaan Penempatan Pekerja Rumah Tangga (P3RT) di Ruang Sidang Wali Kota Balai Kota Surabaya, Senin (28/9/2026).
Langkah itu dilakukan setelah Pemkot Surabaya menemukan perusahaan penyalur ART di Gunung Anyar yang tidak berizin, tapi merekrut, menyalurkan, meminta uang, juga menerapkan denda ke pekerja.
Eri Cahyadi menyebut bahwa hasil inspeksi mendadak (sidak) ditemukan banyak pekerja yang ditampung tanpa kepastian pekerjaan.
“Mereka bukan hanya dari orang Surabaya tapi ada yang dari Lamongan, dari Gresik, dari Malang, dari Jombang,” katanya.
“Makannya (para pekerja harus bayar) Rp50.000 per hari,” tambahnya.