Perkembangan pariwisata di Labuan Bajo mulai mengubah aktivitas wisata di dalam kota. Destinasi yang selama ini dikenal sebagai pintu masuk menuju Taman Nasional Komodo dan wisata bahari itu kini mulai menawarkan lebih banyak pilihan kegiatan di darat.
Perubahan tersebut terlihat dari semakin beragamnya fasilitas dan pelaku usaha yang hadir, mulai dari kuliner, retail, hiburan, wellness, hingga ruang publik.
Pertumbuhan berbagai aktivitas itu melengkapi pengalaman wisatawan yang sebelumnya lebih banyak berpusat pada perjalanan laut dan destinasi kepulauan di sekitar Labuan Bajo.
Salah satu perkembangan tersebut terlihat di kawasan Mawatu. Menjelang soft opening pada 16 Oktober 2026, kawasan itu tengah mempersiapkan lebih dari 50 tenant yang bergerak di bidang retail dan food and beverage (F&B).
Jonathan Budiman Head of Strategic Marketing Vasanta Group mengatakan, perkembangan ini menjadi bagian dari perubahan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo.

NOW ON AIR SSFM 100

