“Selama ini wisata laut Labuan Bajo sudah berkembang kuat, sementara wisata darat masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan,” kata Jonathan.

Menurutnya, perkembangan aktivitas di darat menunjukkan pertumbuhan Labuan Bajo tidak hanya berkaitan dengan jumlah wisatawan, tetapi juga ketersediaan ruang dan pilihan aktivitas selama berada di kota.
Bagi wisatawan, semakin beragamnya aktivitas di darat memberikan alternatif kegiatan di luar wisata bahari.
Sementara bagi pelaku usaha, pertumbuhan pariwisata membuka peluang hadirnya lebih banyak produk dan layanan yang menyesuaikan kebutuhan wisatawan maupun masyarakat.
“(Pelaku usaha) dapat memberi lebih banyak alasan bagi wisatawan untuk tinggal lebih lama dan mengeksplorasi Labuan Bajo serta Flores,” tutur Jonathan. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

