Supriyono Koordinator Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT), menyampaikan permintaan maaf kepada warga Surabaya yang terdampak aksi penutupan Jalan Jagir Wonokromo, Rabu (30/9/2026) malam.
Permintaan maaf itu disampaikan setelah aksi yang diikuti ratusan truk tersebut berdampak pada akses lalu lintas di kawasan Jagir Wonokromo.
Supriyono mengatakan GSJT memahami aktivitas mereka mengganggu pengguna jalan, tetapi aksi dilakukan karena persoalan distribusi solar subsidi yang menurutnya belum mendapat penyelesaian.
“Kami minta maaf dari rekan sopir Jawa Timur karena memang harus menutup akses. Kami minta maaf, tapi ya juga tolong dipahami memang ini bukan sekali dua kali, tiga kali kami harus di sini dengan kasus yang sama,” kata Supriyono saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu malam.
Menurut Supriyono, persoalan yang diperjuangkan para sopir berkaitan dengan kesulitan mendapatkan BBM subsidi jenis solar. Ia menyebut persoalan serupa sudah membuat GSJT melakukan aksi sebanyak tiga kali.

NOW ON AIR SSFM 100

