Sabtu, 10 Oktober 2026

Bappisus Soroti Tata Kelola dan Overcapacity dalam Pembenahan Lapas

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Aries Marsudiyanto (tengah) Kepala Bappisus dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Antara

Aries Marsudiyanto Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) menyebut ada dua agenda utama yang perlu dibenahi dalam menyelesaikan persoalan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia. Dua agenda itu adalah perbaikan tata kelola lapas dan penanganan kelebihan kapasitas atau overcapacity.

“Kami menyimpulkan untuk memperbaiki kondisi lapas ada dua, yakni tata kelola lapas, dan bagaimana mengatasi overcrowded atau overcapacity,” kata Aries di Jakarta, Jumat (10/10/2026) yang dikutip Antara.

Pernyataan itu disampaikan setelah rapat koordinasi tingkat menteri yang diinisiasi Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas).

Aries menjelaskan, pembenahan tata kelola lapas mencakup sejumlah hal. Di antaranya perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta pembenahan sistem operasional di dalam lapas.

“Pegawai-pegawai lapasnya, quality-nya, jumlahnya, quantity-nya. Ya, saat ini juga kurang jumlahnya,” ujarnya.

Dari sisi operasional, Aries menekankan pentingnya memastikan tidak ada lagi transaksi gelap maupun pelanggaran hukum di dalam lapas.

“Tidak ada lagi hal yang menyangkut kepentingan pribadi, apalagi kepentingan narapidana atau warga binaan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar warga binaan. Mulai dari layanan kesehatan, makanan, air, fasilitas hiburan, hingga tempat olahraga di dalam lapas.

Menurut Aries, seluruh masukan dalam rapat tersebut telah dihimpun oleh Menko Kumham Imipas untuk ditindaklanjuti dalam rapat teknis berikutnya. Hasil pembahasan itu nantinya akan dilaporkan kepada Prabowo Subianto Presiden.

“Ini semua dikumpulkan oleh Pak Menko. Dan tadi Alhamdulillah semuanya sudah satu persepsi, satu sinergis. Nanti akan ditindaklanjuti lagi untuk meeting-meeting secara teknis selanjutnya, dan akan dipaparkan kepada Pak Presiden,” ujar Aries.

Ia berharap tindak lanjut pembenahan lapas bisa segera berjalan dalam bentuk implementasi nyata. “Sehingga kita akan mendapatkan follow up implementasi yang riil as soon as possible, semakin cepat semakin baik,” katanya.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra Menko Kumham Imipas mengatakan pembenahan bidang pemasyarakatan, baik lapas maupun rutan di seluruh Indonesia, menjadi perhatian serius pemerintah.

Yusril menyebut rapat lintas sektor itu membahas secara komprehensif dan sistematis pembenahan pemasyarakatan dari hulu ke hilir.

“Kami membahas dengan serius masalah-masalah terkait dengan pembenahan pemasyarakatan sebagai respons kami atas temuan-temuan yang didapati oleh Ombudsman ketika melakukan sidak di Lapas Cibinong beberapa waktu yang lalu,” kata Yusril. (ant/bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
33o
Kurs