Senin, 19 Oktober 2026

Iran Tuduh Netanyahu Seret AS ke Perang Baru demi Hindari Hukuman Penjara

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel (kanan) bersama Donald Trump ketika memberikan pernyataan ke awak media di Gedung Putih di Washington pada 28 Januari 2020. Foto: Reuters

Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran menuduh Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel berusaha menyeret Amerika Serikat ke dalam perang baru dengan Taheran untuk menghindari hukuman penjara.

“Netanyahu sedang menyeret Amerika ke dalam perang lain agar dirinya tidak masuk penjara,” tulis Araghchi di platform media sosial X, Minggu (18/10/2026).

Araghchi menilai bahwa pemimpin israel itu mengabaikan dampak tindakannya bagi Israel maupun Donald Trump Presiden AS.

“Terakhir kali kalian ingin ‘menyelesaikan pekerjaan’, Iran justru muncul dengan kekuatan yang lebih besar. Ingin mencoba keberuntungan kalian sekali lagi? Silakan. Namun, berhati-hatilah; kami juga masih memiliki urusan yang belum selesai,” tambahnya dilansir dari Antara.

Pernyataan itu ada setelah Trump menyatakan dukungan kepada Netanyahu jelang pemilihan umum Israel pada 27 Oktober.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs