Rabu, 28 Oktober 2026

Jatim Perkuat Pemberdayaan Ekonomi untuk Memutus Rantai Kemiskinan Antargenerasi

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Firdaus Sulistijawan (tengah) Plt. Sekretaris Dinsos Jatim bersama Hasmaranti Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jatim dan Satria Devi Kurniawan Kepala Bidang Cagar Budaya dan Sejarah (CBS) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim saat berada di Suara Surabaya Centre, Rabu (28/10/2026). Foto: Akira suarasurabaya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) mendorong penguatan pemberdayaan ekonomi sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Firdaus Sulistijawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinsos Jatim mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan tetap memperkuat perlindungan sosial, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan anak.

“Kesejahteraan sosial itu penting dan diamanatkan, kerangka itu adalah bagaimana proses empowering itu terjadi, bagaimana proses mengintegrasikan berbagai macam upaya pemerintah untuk support masyarakat, kemudian proses perlindungan dan jaminan sosial,” katanya dalam Talkshow Bumi Majapahit di Radio Suara Surabaya, pada Rabu (28/10/2026).

Firdaus menjelaskan, bantuan sosial berperan sebagai bantalan agar masyarakat rentan tidak jatuh ke kondisi kemiskinan yang lebih dalam. Sementara pemberdayaan ekonomi diarahkan untuk membantu masyarakat yang sudah memiliki kemampuan dasar agar dapat meningkatkan taraf hidupnya.

“Kalau bantalan sosialnya sudah terpenuhi, harapan kita untuk menjadi provinsi yang maju lebih ke arah bantalan ekonomi, kalau tingkat kemiskinan ekstremnya sudah turun,” ujarnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2026
33o
Kurs