Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, mengaku pasrah dengan aksi blokade warga perumTAS 1 Sidoarjo.
Dilaporkan YULIA DAMAYANTI reporter Radio Suara Surabaya, Jumat (23/02) AGUS HARYADI Wakil Kepala Disperindag Jatim mengatakan pihaknya dalam posisi delematis, di satu sisi memahami kesusahan warga perumTAS 1 yang nekad menutup sejumlah akses jalan umum, karena belum adanya kepastian ganti rugi. Tetapi di sisi lain blokade warga ini sangat menggangu roda perekonomian Jatim.
AGUS mengatakan Disperindag sangat berharap para wakil rakyat di Sidoarjo berinisiatif melakukan komunikasi persuasif hari ini, sehingga warga menghentikan aksi blokade. AGUS menambahkan 3 kecamatan yang tergenang lumpur, menyebabkan 15 kecamatan lain di Sidoarjo terkena imbasnya.
Kondisi ini menyebabkan semua distribusi barang kebutuhan masyarakat tidak bisa masuk ke Sidoarjo, baik dari sektor pertanian, migas, industri dan sektor lainnya. Hal ini tentu akan membuat perekonomian Sidoarjo semakin terpuruk.
NOW ON AIR SSFM 100

