Minggu, 18 Oktober 2026

Intako Tanggulangin Dapat Tawaran Relokasi

Laporan oleh Yuyun Dwi Puspitasari
Bagikan

Perajin Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin makin banyak mendapat tawaran relokasi meski areal mereka tidak terdampak lumpur.

AHMAD KHOZIM Ketua Koperasi Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin pada RULLY reporter Suara Surabaya, Sabtu (14/07), mengatakan banyak pihak memberi tawaran relokasi. Bahkan ada yang sampai luar Jawa. Diantaranya tawaran pindah lokasi di Krian, yang masih termasuk Sidoarjo.

AHMAD merinci untuk tawaran ke Krian, wacana tersebut sempat muncul dalam hearing dengan DPRD dan WIN HENDRARSO Bupati Sidoarjo. Sedangkan untuk yang ke luar Jawa, perajin Tanggulangin ditawari langsung oleh Pemprop Kaltim.

Dijanjikan akan ada tempat lokasi sentral tersendiri untuk relokasi perajin asal Tanggulangin. Bahkan, antara Pemprop Jatim dengan Kaltim sudah ada nota kesepahaman atau MoU.

Perajin menyatakan kegembiraannya mendapat perhatian dari banyak pihak tentang nasib para perain di Tanggulangin. Namun, para perajin tetap ingin mempertahankan sentra kerajinan tas dan koper di Keden dan Kludan Tanggulangin tanpa harus merelokasi ke tempat lain.

AHMAD menjelaskan keengganan para perajin pindah lokasi karena lokasi sentra kerajinan di Tanggulangin belum terendam lumpur Lapindo. Kalau ada tawaran di Kaltim dan Krian, perajin siap untuk ekspansi pasar bukan relokasi. Berikut penjelasan AHMAD, {clip*1}.

AHMAD menerangkan saat ini ada 300 perajin di Intako Tanggulangin. Dari jumlah 300 itu, ada 80 pengusaha dengan show room yang masih aktif. AHMAD berkata dengan yakin, ke depan dengan masih adanya semburan justru merupakan potensi wisata.

Hanya saja ia berharap lumpur perlu ditangani secara komprehensif sehingga tak melebar ke sentra intako. Sentra intako di kedua tempat masing-masing di Kludan dan Keden berjarak 3 hingga 4 kilometer saja dari luberan lumpur terdekat. (yyn/tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
27o
Kurs