Minggu, 18 Oktober 2026

Produk Impor Membanjir, Pemerintah Lepas Tangan

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Hampir di seluruh mal, cukup banyak produk fashion impor masuk ke outlet-outlet. Ironisnya, hingga saat ini belum ada tindakan kongkrit pemerintah memproteksi produk lokal terhadap produk impor.

Menurut MUSA WIDYATMODJO Dewan Penasihat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), membanjirnya produk fashion impor –dari Cina dan Hong Kong– meski belum menghancurkan produk lokal tapi posisinya sudah mencapai 50% di pasar nasional. Ini sebuah ancaman bagi produk lokal dan seharusnya pemerintah segera melakukan proteksi dengan membuat aturan.

Padahal di luar negeri, pemerintah di sana sangat gencar memproteksi produk lokal. Sedangkan APPMI sendiri terus mendorong desainer mengekspor karyanya keluar negeri, mengimbangi produk impor. Berikut penjelasan MUSA pada suarasurabaya.net, Jumat (08/06), {clip*1}.

Ancaman membanjirnya produk fashion impor terhadap produk lokal, kata MUSA, bisa jadi juga belum dipahami masyarakat. Untuk itu, mulai pejabat level tertinggi hingga terendah hendaknya ikut mengedukasi masyarakat tentang arti baju nasional yang baik dan benar.

APPMI juga ikut mendidik masyarakat melalui peragaan busana untuk mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia sangat kaya dengan batik, kain tenun, baju kurung, kebaya dan sebagainya. “Sebenarnya tidak sulit membendung produk fashion impor selain pengetatan aturan dari pemerintah. Selama masyarakat kita memahami tentang busana yang berbudaya Indonesia, produk impior tidak akan laku. Karena mayoritas produk impor tidak memahami budaya Indonesia,”paparnya.

Sementara peluang produk lokal masuk ke pasar internasional, MUSA melihat, cukup besar potensinya. Ini terlihat dari pameran desainer Indonesia keluar negeri selalu mendapat order meski masih skala kecil.

Dari 141 anggota APPMI di 8 propinsi, desainer dari Bali, Jakarta dan Surabaya yang sudah mulai menggarap pasar internasional.

Teks foto :
1. MUSA WIDYATMODJO
2. Produk baju impor dari Cina dan Hong Kong banyak ditemukan di outlet pusat perbelanjaan
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
34o
Kurs