Rabu, 7 Oktober 2026

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Tahun 2015 Melambat

Laporan oleh Dodi Pradipta
Bagikan
Teguh Pramono Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur. Foto: Dodi Pradipta suarasurabaya.net

Perekonomian Jawa Timur mengalami perlambatan yakni dari 5,86 persen di tahun 2014 menjadi 5,44 persen di tahun 2015.

Teguh Pramono Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mengatakan, dari sisi produksi sebenarnya sebagian besar lapangan usaha tumbuh positif seperti industri pertambangan dan penggalian sebesar 7,92 persen dan industri penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 7,91 persen.

“Kecuali pengadaan listrik dan gas yang mengalami kontraksi sebesar 3,00 persen,” kata Teguh, Jumat (5/2/2016) di Surabaya. Kontraksi ini disebabkan oleh anjloknya harga minyak dan gas secara global.

Ekonomi Jawa Timur mengalami pertumbuhan negatif sebesar 1,73 persen pada triwulan IV 2015 dibandingkan triwulan sebelumnya (q to q). Pertumbuhan negatif terjadi di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 24,71 persen.

“Kondisi ini disebabkan oleh efek musiman beberapa komoditi pertanian seperti padi yang pada triwulan IV 2015 memasuki musim tanam,” ujar dia.

Selain itu, sektor reparasi mobil dan sepeda motor juga mengalami pertumbuhan negatif pada triwulan IV 2015 (q to q) yakni sebesar 0,52 persen.

Perekonomian Jawa Timur tahun 2015 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp1.689,88 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp1.331,42 triliun.(dop/rst)


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
26o
Kurs