Kamis, 22 April 2021

BUMDes Kontribusi Lebih dari 200 Transaksi dalam Sehari untuk Lumbung Pangan Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Lumbung Pangan Jatim. Foto : Humas Pemprov Jatim

Data Lumbung Pangan Jatim, selama satu bulan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sampai 20 Oktober sudah mencapai 1.567 transaksi senilai lebih dari 143,5 juta rupiah.

Mirza Muttaqien Ketua Tim Pelaksana Lumbung Pangan Jatim mengatakan, respons masyarakat terhadap bahan kebutuhan murah di Lumbung Pangan Jatim sangat positif.

“Mereka memanfaatkan program belanja di Lumbung Pangan Jatim dengan antusias” katanya.

Mirza bilang, saat ini baru 69 BUMDes yang bekerja sama dengan Lumbung Pangan Jatim. Setiap hari, hampir semua BUMDes menyampaikan order dari masyarakat.

Jumlahnya beragam. Ada yang satu transaksi, dua transaksi, bahkan lebih dari 100 traksaksi sehari. Dia mengklaim masyarakat mulai merasakan keuntungan belanja di Lumbung Pangan Jatim.

“Harga barang kebutuhan pokok yang murah. Selain itu ongkos kirim gratis. Keuntungan ini yang membuat masyarakat tertarik belanja di Lumbung Pangan melalui BUMDes,” katanya.

Barang yang dipesan masyarakat pun beragam. Dari beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan bahan pokok lainnya.

Distribusinya, BUMDes menerima order dari masyarakat lalu meneruskan ke Lumbung Pangan Jatim. Barang yang sudah dipesan didistribusikan PT Pos ke BUMDes, lalu BUMDes mendistribusikannya ke pembeli.

Program itu, kata dia, juga memberi keuntungan bagi BUMDes. Setiap pengiriman BUMDes mendapat insentif dari PT Pos. Bahkan, BUMDes yang jumlah transaksinya banyak dalam kurun waktu tertentu akan mendapat nilai tambah.

Sampai sekarang ada 69 BUMDes yang tergabung di program itu. Jumlah itu tidak sebanding dengan total BUMDes di Jatim yang mencapai 5 ribu lebih.

Mirza berharap, lebih banyak BUMDes yang berpartisipasi dalam program ini. Semakin banyak BUMDes terlibat, jangkauan layanan Lumbung Pangan semakin luas.

Selain itu, BUMDes berpotensi memiliki ladang ekonomi baru dari kegiatan bisnis itu. Ada insentif yang didapat setiap pengiriman barang kepada pembeli.(den/tin/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Kamis, 22 April 2021
30o
Kurs