Senin, 23 Mei 2022

Jokowi Minta Jaga Stok Pangan, Khofifah Siapkan Lumbung

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim saat konferensi pers di Grahadi, Senin (13/4/2020). Foto: Denza

Joko Widodo Presiden melalui Mendagri mengingatkan kepala daerah memastikan ketersediaan bahan pokok selama pandemi Covid-19. Gubernur Jatim mengaku sudah menyiapkan lumbung pangan.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam konferensi pers di Grahadi, Senin (13/4/2020), memastikan, stok pangan di Jatim aman selama pandemi Covid-19 sampai Juni 2020 mendatang.

“Saya konfirmasi Kadis Pertanian. Stok beras kita hari ini sekitar 3,3 juta ton. Kita menghitung, sampai Juni kebutuhannya sebanyak 2,1 ton,” kata Khofifah didampingi jajaran Gugus Tugas Covid-19.

Demi memastikan bahwa stok pangan di Jatim benar-benar aman, Khofifah mengatakan, dia sudah menyiapkan lumbung pangan yang akan segera dia luncurkan dalam waktu dekat ini.

Lumbung pangan ini akan menyediakan kebutuhan seperti beras dengan harga terjangkau. Agar proses distribusi makin mudah, Pemprov juga akan menggandeng perusahaan aplikasi transportasi.

“Sebenarnya ini belum mau saya sampaikan sekarang. menunggu nanti pas launching. Tempatnya sudah banyak yang tahu, dan mudah diakses. Kami juga sudah menghitung kemungkinan bebas ongkir seperti apa,” ujarnya.

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim menambahkan, pada Maret dan April ini ada sawah seluas 433.000 hektare yang akan panen padi. Jumlah panen ini cukup besar untuk menstabilkan stok pangan.

“Beras kondisi baik. Artinya tersedia. Gula memang sempat ada backlog, karena stoknya sangat sedikit. Lalu minyak goreng, kami lihat harga minyak kelapa sawit dunia kondisinya relatif terkendali. Makanya harganya agak turun,” ujarnya.

Selain memantau ketersediaan barang pokok, Emil memastikan bahwa Pemprov Jatim juga memantau harganya, dan mengupayakan agar harga bahan-bahan pokok, selama pandemi Covid-19 melanda Jatim, tetap terkendali.

Adapun tujuan Jokowi Presiden meminta  Tito Karnavian Mendagri mengingatkan kepala daerah menjaga ketersediaan bahan pokok supaya tidak terjadi kelangkaan dan harganya melambung tinggi.

Jokowi meminta jajarannya untuk memastikan ketersediaan bahan pangan melalui panen raya. Dia juga meminta jajarannya mempersiapkan langkah di tengah krisis pangan Agustus dan September mendatang.(den/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
30o
Kurs