Sabtu, 21 Mei 2022

Pemprov Jatim Akan Susun Paket Kebijakan dan Petakan UMKM yang Masih Bisa Jalan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim. Foto: Denza suarasurabaya.net

Belum ada solusi mitigasi dampak ekonomi akibat penyebaran virus corona baru (SARS CoV-2) yang menyebabkan COVID-19 di Jawa Timur. Pemprov Jatim masih melakukan pemetaan.

“Jadi ada beberapa kategori yang harus kami dalami. Satu, adalah gangguan bahan baku. Ini tidak menjadi masalah utama industri agro, kecuali yang mengandalkan gula dan jahe, memang sekarang agak sulit,” ujarnya.

Industri agro di Jatim, di luar industri berbahan baku empon-empon itu menurut Emil saat ini tidak terlalu terkendala. Kelangkaan bahan baku dialami oleh industri non agro di Jatim.

Emil mencontohkan, salah satunya industri manufaktur pembuatan masker di Jawa Timur. Sejak China memberlakukan lockdown di hampir semua provinsi dan kotanya, bahan baku masker sulit didapat.

“Kami ingin bersurat ke Konjen Cina di Surabaya untuk melihat apakah produksi di cina sudah pulih? Kami minta bahan baku seperti melt blown (filter di tengah masker bedah tiga lapis) yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dia juga berencana menanyakan bahan baku pembuatan alat pelindung diri (APD) lain dari China. Sebagaimana diketahui, dan sudah disampaikan Joko Widodo Presiden, stok APD saat ini terbatas.

Di luar kendala bahan baku, Emil mengakui, industri manufaktur di Jatim yang cukup terpukul dengan adanya penyebaran COVID-19 diakibatkan adanya penurunan permintaan (demand).

“Permintaan ini yang sedang terjadi penyesuaian. Agak relatif rendah memang. Dan ini yang akan menjadi masukan kami untuk kami masukkan dalam paket kebijakan,” ujarnya.

Sementara paket kebijakan itu sedang disusun oleh Satuan Gugus Tugas Ekonomi dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, Pemprov sedang memetakan UMKM di Jatim.

“Kami sedang memetakan. Bagaimana kami memberdayakan UMKM yang meskipun mengalami penurunan permintaan, tetapi suplainya sebenarnya masih bisa jalan. Kami akan dorong supaya tetap jalan” katanya.(den/iss/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
25o
Kurs