Jumat, 12 Juli 2024

Waskita Karya Selesaikan Sebagian Ruas Tol di Jatim

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Destiawan Soewardjono Direktur Utama Waskita Karya peninjauan di Gerbang Tol Lebani Gresik, Selasa (26/11/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net

PT Waskita Karya (Persero) kembali meneruskan pembangunan tiga ruas tol di Jawa Timur. Yakni ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer dengan nilai investasi proyek mencapai Rp12,22 triliun. Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp6,36 triliun. Lalu, ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp1,05 triliun.

Destiawan Soewardjono Direktur Utama Waskita Karya mengatakan, untuk pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar rencananya dioperasikan akhir November 2020, khususnya seksi 1 hingga 3. Ruas tol tersebut akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia

“Tol KLBM ini akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum. Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur,” kata Destiawan di Gresik, Selasa (24/11/2020).

Destiawan menjelaskan, pembangunan Tol KLBM terdiri atas empat seksi. Yakni Seksi 1 Krian-Kedamean-Menganti sepanjang 9,77 kilometer dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Seksi 2 Kedamean-Menganti-Boboh memiliki panjang 8,83 kilometer dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen.

Begitu pun seksi 3 Boboh-Bunder-Sepanjang yang memiliki panjang 10,40 kilometer dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi Covid-19. Destiawan mengakui, alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terhambat refocusing pandemi.

Destiawan bilang, untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Seksi juga 1-3 telah beroperasi. Sedangkan Seksi 4 masih dalam proses konstruksi. Destiawan melanjutkan, pemegang konsesi proyek ini adalah PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Ruas tol ini diyakininya mampu memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik.

“Diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kegiatan dan menciptakan kebangkitan perekonomian, serta menciptakan lapangan kerja,” ujar Destiawan.

Sementara, untuk perkembangan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi lama pengerjaan akan dilakukan 730 hari kalender. Ruas ini nantinya akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Sedangkan Waskita hanya sebagai kontraktor pada paket I yang dikerjasamakan (join operation) dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (bid/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 12 Juli 2024
28o
Kurs