Selasa, 29 November 2022

Fintech Dorong Akselerasi Perkembangan Ekonomi Digital RI

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam OJK Innovation Virtual Day 2021 secara daring di Jakarta, Senin (11/10/2021). Foto: Antara

Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan mengeklaim perkembangan financial technology (fintech) yang masif tunjukkan bahwa akselerasi perkembangan dan transformasi digital di Indonesia sudah baik.

“Ini perkembangan yang sangat menggembirakan dan saya yakin financial technology juga berkembang sangat pesat,” ujarnya dalam OJK Innovation Virtual Day 2021 secara daring, Senin (11/10/2021).

Wamenkeu juga menyatakan fintech telah berkembang pesat di Indonesia dari berbagai sisi seperti sisi perusahaan, maupun sisi transaksi dan volume transaksi.

Pernyataan tersebut disusul dengan fakta di masyarakat yang menunjukan bahwa fintech turut mendorong ekonomi secara inklusif serta memfasilitasi penyaluran kredit terutama untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Selain itu keberadaan fintech di Indonesia turut mendorong investasi dan perdagangan sekaligus meningkatkan pendalaman keuangan.

“Kami memahami bahwa bersamaan dengan potensinya maka sangat penting juga untuk menangani semua risiko yang terkait denga fintech dan kami harus mengatasinya,” jelas Suahasil.

Dibalik perkembangan yang cukup pesat Suahasil juga memberikan perhatian terhadap risiko yang menjadi tanggungjawab pemerintah yakni terkait pelindungan data dan keamanan siber.

Ia mengatakan digitalisasi harus diimbangi dengan literasi keuangan dan digital, terutama bagi kelompok rentan yang baru mengenal teknologi digital di sektor keuangan.

“Sangat penting bagi kita untuk mengedukasi literasi keuangan dan digital sebagai kewajiban dalam melakukan transaksi digital,” tegasnya.

Dikutip dari Antara, literasi yang dimaksud mencakup pengetahuan, keterampilan, serta sikap terhadap penggunaan teknologi untuk melakukan transaksi digital.

“Sangat penting bagi kami untuk terus meningkatkan standar dan juga literasi digital ke depan,” ujar Suahasil.

Suahasil optimis dengan diimbangi literasi digital akan mempengaruhi tingkat inklusi keuangan yang pada akhirnya membuka peluang masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi dan berkontribusi dalam pemulihan.

“Saya yakin OJK bersama dengan penyelenggara sistem pembayaran dan akan mampu meningkatkan kemanan kita semua dan juga pengetahuan masyarakat,” tutur Suahasil.(ant/wld/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Bus Terbakar di Gate Tol Menanggal arah Juanda

Ratusan Rumah Hancur Akibat Puting Beliung

Surabaya
Selasa, 29 November 2022
29o
Kurs