Jumat, 26 Februari 2021

Kadin Berharap Vaksin Mandiri Dapat Capai Herd Immunity

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Thomas Kaihatu, wakil Ketua Umum bidang Perdagangan Internasional dan Promosi Luar Negeri, Adik Dwi Putranto Ketua Umum Kadin Jatim, Sujudoko Ketua Komite Tetap UMKM saat menghadiri rapat kerja implementasi kerjasama UPN Veteran Jatim dengan kedutaan besar Kolombia dan Kemenlu di Gedung Techo Park-UPN Veteran. Foto: Kadin Jatim

Adik Dwi Putranto Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendukung keinginan Rosan P. Roeslani Ketua Umum Kadin Indonesia meminta akses vaksin mandiri kepada pemerintah.

Adik menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus bersatu, bahu membahu agar pandemi segera teratasi, termasuk dalam hal percepatan pendistribusian vaksin Covid-19. Sama halnya dengan Rosan P. Roslaini, ia juga  berharap herd immunity di Indonesia bisa segera tercapai, agar pemulihan ekonomi Indonesia juga bisa cepat.

Lebih lanjut Adik mengungkapkan, dengan semakin banyak orang yang divaksin, maka upaya membangun herd immunity akan bisa dicapai dengan mudah. Apalagi teorinya harus 75 persen penduduk Indonesia tervaksin agar Indonesia aman. Dengan vaksin mandiri, maka akan semakin cepat tercapai target 75 persen tersebut.

“Saat ini kan pendistribusian vaksin hanya dilakukan pemerintah dengan skala prioritas. Kalau ini bisa dipercepat pendistribusiannya kepada masyarakat umum, termasuk para karyawan melalui akses vaksin mandiri, pasti recovery ekonomi akan lebih cepat,” tegas Adik di Surabaya, Selasa (26/1/2021).

Percepatan pendistribusian vaksin katanya harus menjadi prioritas karena penyebaran virus Covid-19 masih tinggi dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Melihat kondisi tersebut, mustahil jika ekonomi bisa kembali bangkit dengan cepat.

“Kita lihat saja, kemarin ekonomi sudah mulai kembali bergerak, tetapi pergerakan tersebut dibarengi dengan kembali menanjaknya angka penyebaran virus Covid-19 sehingga pemerintah kembali menerapkan pembatasan aktifitas. Ini sangat meresahkan. Jika kondisi terus menerus seperti ini dan pendistribusian vaksin tidak bisa dipercepat, maka ekonomi Indonesia akan tambah terpuruk,” pungkasnya.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Jumat, 26 Februari 2021
32o
Kurs