Rabu, 17 Agustus 2022

Punya 301 Startup Unicorn, China Peringkat Terbanyak Kedua di Dunia Setelah Amerika

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi aplikasi Wechat dan Tiktok, startup asal China

Indeks Unicorn Global 2021 yang dihimpun Institut Penelitian Hurun, Shanghai melaporkan, China menduduki peringkat kedua secara global dengan total 301 perusahaan unicorn atau startup dengan valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp14,25 triliun pada 2021.

Dibandingkan setahun lalu, sebanyak 74 perusahaan unicorn baru China ditambahkan ke daftar itu.

Baca juga: Akan Ada Unicorn dan Decacorn Baru Indonesia Tahun Ini

Data itu juga menunjukkan, secara global, total ada 1.058 perusahaan unicorn yang masuk daftar itu, atau naik 80 persen secara tahunan (yoy).

Amerika Serikat menduduki peringkat pertama daftar itu dengan total 487 perusahaan unicorn, sementara India menyalip Inggris untuk menduduki peringkat ketiga dengan 54 perusahaan rintisan.

Bytedance Raksasa teknologi China perusahaan induk platform video TikTok dan aplikasinya versi China yang dikenal sebagai Douyin, jadi perusahaan unicorn paling berharga di dunia, dengan nilai valuasinya melonjak menjadi 2,3 triliun yuan (1 yuan = Rp2.237) pada 2021.

Baca juga: Indonesia Masuk 10 Negara Penghasil Unicorn Terbanyak di Dunia

Beijing menjadi rumah bagi 91 perusahaan unicorn pada 2021, kedua terbesar dalam hal jumlah perusahaan unicorn secara global.

Shanghai menempati peringkat keempat dengan 71 perusahaan unicorn. Sedangkan Shenzhen tetap berada di peringkat kelima dengan 32 perusahaan unicorn.(ant/dfn/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
28o
Kurs