Sabtu, 20 Agustus 2022

Dituding Marlboro Kelembak Menyan Hanya untuk Akali Cukai, Ini Jawaban PT HM Sampoerna

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Elvira Lianita Direktur PT HM Sampoerna Tbk. menjelaskan, pihaknya selalu mengacu pada peraturan perundangan setiap produknya, termasuk dalam hal keuangan maupun cukainya.  Hal ini disampaikan Elvira menyikapi pernyataan Mukhamad Misbakhun anggota Komisi XI DPR RI yang mencurigai Marlboro Kelembak Kemenyan menjadi cara Philip Morris mengakali cukai.

“Kami senantiasa menjaga dampak positif dari usaha kami secara nasional melalui kemampuan kami untuk beradaptasi dan mengedepankan inovasi di semua segmen produk tembakau yang diproduksi dengan tangan maupun mesin untuk memenuhi preferensi perokok dewasa, tentunya dengan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku termasuk yang terkait dengan keuangan dan cukai,” ujar Elvira dalam keterangan tertulisnya kepada suarasurabaya.net, Rabu (6/7/2022).

Sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 108 tahun di Indonesia, lanjut Elvira, PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berkomitmen untuk senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi di tingkat nasional dan daerah.

“Kami bekerja sama dengan masyarakat setempat dan para pemangku kepentingan dalam rangka memastikan keberlangsungan usaha kami agar dapat senantiasa memberikan dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja Indonesia, kontribusi terhadap penerimaan negara dari pajak, serta turut menggerakkan ekonomi di tempat kami beroperasi,” jelasnya.

Menurut dia, inovasi terbaru PT HM Sampoerna adalah produk Marlboro Crafted Authentic yang diluncurkan pada awal Maret 2022 dan tergolong dalam kategori Kelembak Kemenyan (KLM). Produk baru yang dilinting satu per satu dengan tangan menggunakan tembakau lokal  ini adalah bagian dari portofolio merek Sampoerna di segmen linting tangan/padat karya.

Sebelumnya, Mukhamad Misbakhun anggota Komisi XI DPR menyoroti peredaran Kelembak Kemenyan (KLM) bermerek Marlboro. Dia menduga Philip Morris International berupaya mengakali ketentuan cukai rokok dengan produk anyar khas Indonesia tersebut.

Misbakhun mengatakan KLM Marlboro dibuat oleh HM Sampoerna, sebuah perusahaan rokok terkemuka yang mayoritas sahamnya dimiliki Philip Morris International. Selama ini, Philip Morris lebih dikenal sebagai pembuat rokok putih. Cukai KLM jauh lebih rendah dibandingkan yang diberlakukan pada sigaret putih tangan (SPT). (faz/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
29o
Kurs