Senin, 30 Januari 2023

Jokowi Kembali Ingatkan Jajarannya untuk Mempermudah Masuknya Investasi

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden meresmikan OSS Perizinan Usaha Berbasis Risiko, Senin (9/8/2021), di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengatakan, menarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia bukan hal yang gampang dilakukan.

Karena, negara-negara di berbagai belahan dunia saling memperebutkan investor, untuk meningkatkan perekonomiannya.

Maka dari itu, Presiden menginstruksikan jajarannya hingga kepala daerah berperan menarik investasi masuk ke Indonesia.

Dia mengingatkan, jangan sampai ada yang mempersulit masuknya investasi ke Tanah Air.

Arahan tersebut disampaikan RI 1, pagi hari ini, Rabu (30/11/2022), dalam acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2022, yang berlangsung di Jakarta.

“Jangan sampai ada yang mempersulit masuknya investasi, baik di pusat mau pun daerah. Di provinsi, kabupaten/kota, semuanya jangan sampai ada yang mengganggu. Karena, kepercayaan investor sudah kita dapatkan. Sekarang tinggal implementasi dari berbagai kebijakan itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menegaskan investasi sangat penting untuk meningkatkan perekonomian serta mengurangi pengangguran di Tanah Air.

Kepala Negara bilang, ekonomi nasional tidak bisa cuma mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sekadar informasi, Jokowi menargetkan investasi yang masuk Indonesia tahun ini mencapai Rp1.200 triliun.

Bahlil Lahadalia Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis bisa memenuhi target investasi.

Dia mengungkapkan, sampai akhir kuartal III tahun 2022, realisasi investasi sudah sebanyak Rp894 triliun atau 74,4 persen dari target.(rid/iss)

Berita Terkait