Sabtu, 24 Februari 2024

Penyebab Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Langka karena Permintaan yang Meningkat

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Ilustrasi tabung gas LPG.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyebut kelangkaan gas LPG tiga kilogram di sejumlah kabupaten karena jumlah permintaan yang ikut meningkat.

Namun Gubernur Jatim itu masih melakukan konfirmasi apa penyebab meningkatnya permintaan gas subsidi tersebut di sejumlah wilayah.

“Sehingga yang harus dicek adalah kebutuhan yang tiba-tiba meningkat. Itu yang saya tanyakan. Kebutuhan yang tiba-tiba meningkat tidak pada hari besar,” ujar Khofifah ditemui di Gedung Negara Grahadi kepada Suara Surabaya, Kamis (27/07/2023).

Meski begitu, Khofifah mengklaim kalau ketersediaan gas masih cukup dan yang langka adalah tabungnya. Dia juga mengimbau kepada ASN, BUMD, dan pengusaha dengan standard income tertentu supaya tidak memakai gas tabung melon.

“Jadi bukan gasnya. Stok gas cukup. Nah tabung ini tiba tiba berkurang. Dari berbagai laporan yang saya terima ada permintaan bertambah,” kata dia.

Gubernur Jatim itu juga mengungkap kalau kelangkaan stok LPG tiga kilogram itu terjadi di tiga kota/kabupaten. Namun Khofifah tidak merinci wilayahnya.

“Ada penambahan signifikan di 3 kabupaten/kota itu karena apa. Kalau tambahnya karena kebutuhan UMKM itu kita senang berarti ada sektor ekonomi yang bertumbuh,” ujarnya.

Selain itu, Khofifah menginstruksikan Dinas ESDM Jatim untuk berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Polres setempat untuk menelusuri langkanya tabung gas tiga kilogram ini.

“Saya minta komunikasi dengan kepolisian setempat,” tutur Khofifah. (wld/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Sabtu, 24 Februari 2024
27o
Kurs