Selain menyederhanakan jumlah entitas, transformasi Pelindo juga mencakup perubahan model parenting dari strategic holding menjadi active management.
Dalam model tersebut, Pelindo mengambil peran lebih langsung dalam pengelolaan kegiatan operasional utama. Pembagian fungsi antara holding, regional, service line, dan entitas usaha juga diarahkan menjadi lebih jelas.
Dony menyebut, konsolidasi di bawah Danantara memungkinkan proses transformasi Pelindo dilakukan secara lebih terintegrasi.
“Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan,” ucap Dony.
Program streamlining yang berdampak pada penataan sejumlah entitas Pelindo turut menjadi perhatian Aliansi Serikat Marine Equipment Port Service (MEPS).









