Aliansi Serikat MEPS yang terdiri atas Serikat Pekerja PT Lamong Energi Indonesia (SP LEGI), Serikat Pekerja Pelindo Marine Service (SP PMS), Serikat Pekerja PT Berkah Industri Mesin Angkat (SP BIMA), Serikat Pekerja PT Pelindo Energi Logistik (SP PEL), serta Serikat Pekerja PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (SP APBS), mendorong dialog konstruktif dengan manajemen Pelindo.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan Aliansi Serikat MEPS bersama manajemen PT Pelindo (Persero) di Surabaya pada Senin (28/9/2026).
Pertemuan membahas transformasi dan penataan organisasi Pelindo Group, termasuk pemetaan peran serta streamlining sejumlah entitas.
Ichsan Vaqihadi perwakilan Aliansi Serikat MEPS mengatakan, pihaknya memahami bahwa transformasi dan penataan organisasi merupakan bagian dari dinamika perusahaan. Namun, proses tersebut menurutnya perlu dilakukan secara terukur dengan memberikan kepastian kepada pekerja.
“Intinya kita itu minta kepastian aja sih. Nanti ke depannya itu seperti apa dan dampaknya itu seperti apa, dan intinya dari Pelindo juga komitmen terkait itu sih. Intinya tidak ada pengurangan secara kesejahteraan atau apapun itu, gitu sih dalam diskusi tersebut,” kata Ichsan dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).









