Ichsan yang juga menjabat Ketua Serikat Pekerja PT Berkah Industri Mesin Angkat (SP BIMA) mengatakan, efisiensi perusahaan perlu tetap memperhatikan aspek ketenagakerjaan, terutama kepastian dan kesejahteraan pekerja.
Pihaknya berharap etiap tahapan transformasi dikomunikasikan secara transparan kepada pekerja.
“Dalam pertemuan tersebut, serikat pekerja juga menyampaikan aspirasi agar setiap tahapan transformasi dilakukan secara transparan dan dikomunikasikan dengan pihak pekerja. Dengan demikian, perubahan organisasi tidak menimbulkan ketidakpastian di lingkungan kerja,” ujarnya.
Serikat pekerja juga meminta informasi mengenai perubahan struktur dan pembagian peran disampaikan secara terbuka, termasuk mengenai dampaknya terhadap pekerja.
Aliansi Serikat MEPS menilai komunikasi antara manajemen dan serikat pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan industrial selama proses transformasi Pelindo Group.









