Minggu, 23 Agustus 2026

17 UMKM Binaan BI Jatim Unjuk Produk di KKI 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Global

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ibrahim Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jatim saat meninjau UMKM Jatim di Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Foto: BI Jatim

Sebanyak 17 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur ambil bagian dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 secara luring dan 55 UMKM tampil secara daring.

Produk UMKM binaan BI Jatim yang ditampilkan dalam ajang tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari kriya, wastra, fesyen, kopi, hingga makanan dan minuman olahan.

Ibrahim Kepala KPw BI Jatim mengatakan, keikutsertaan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus mendorong pelaku usaha asal Jatim agar semakin berdaya saing di tingkat nasional hingga global.

“Sebagai salah satu provinsi dengan basis UMKM terbesar di Indonesia, UMKM Jatim terus didorong menjadi penggerak utama ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan, pada Minggu (23/8/2026).

Ajang tersebut, kata dia, juga menjadi momentum bagi UMKM Jatim untuk memperluas jejaring melalui business matching, termasuk untuk akses pembiayaan, ekspor, dan pengembangan rantai nilai.

Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal itu sejalan dengan besarnya peran UMKM dalam perekonomian Jatim. Saat ini terdapat sekitar 2,57 juta unit usaha UMKM di Jatim yang menyerap 96,3 persen tenaga kerja dan berkontribusi lebih dari 57 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim.

KPwBI Jatim sendiri, saat ini membina 67 UMKM yang tersebar di sejumlah sektor. Pembinaan dilakukan melalui penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi.

“KPwBI Jatim juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan bangga pada produk buatan UMKM Jatim serta mendukung UMKM untuk bangkit dan berdaya saing,” ujarnya.

Seperti diketahui, KKI 2026 secara nasional diikuti lebih dari 550 UMKM dalam pameran luring dan lebih dari 1.300 UMKM melalui platform daring. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang melibatkan 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring. (ris/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 23 Agustus 2026
28o
Kurs