Sabtu, 26 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.861 per Dolar AS, Pasar Cermati Konflik AS-Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kurs rupiah melemah. Foto: suarasurabaya.net

“Amerika Serikat dan Iran sama-sama menuntut kompensasi atas serangan militer baru-baru ini, sehingga memupus harapan bahwa kedua pihak sudah mendekati kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz,” ujar Ibrahim dilansir dari Antara.

Klaim mengenai kondisi Selat Hormuz juga masih berseberangan. Amerika Serikat menyatakan jalur perairan tersebut tetap terbuka, sedangkan Iran mengklaim telah menutupnya dengan menggunakan ranjau dan pesawat nirawak atau drone.

Tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi kekhawatiran mengenai pasokan energi global. Serangan kelompok Houthi di Yaman terhadap kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco menambah risiko terhadap infrastruktur energi di kawasan tersebut.

Ibrahim mengatakan Houthi juga mengancam membuka front baru dalam konflik dengan menyerang kapal dan infrastruktur minyak di kawasan Laut Merah.

“Kelompok Houthi mengancam akan membuka front baru dalam konflik yang melibatkan Iran dengan cara menyerang kapal serta infrastruktur minyak di Laut Merah. Langkah ini meningkatkan kecemasan akan gangguan pasokan dan semakin mendorong kenaikan harga minyak mentah,” katanya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
29o
Kurs