Danantara menggunakan jasa pengelola investasi profesional, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk menjalankan strategi investasinya. Sebelum bekerja sama, Danantara lebih dulu melakukan uji tuntas atau due diligence terhadap calon mitra.
Proses tersebut meliputi pemeriksaan pengalaman, rekam jejak investasi, eksposur risiko, hingga mekanisme pengelolaan dana yang dijalankan. Stefanus mengatakan, Danantara sebenarnya sudah menempatkan dana dalam jumlah cukup besar di pasar domestik.
Ke depan, pihaknya juga menyiapkan tambahan investasi dengan nilai yang kurang lebih setara dengan penempatan dana sebelumnya. Namun, Stefanus belum mengungkapkan besaran dana tersebut.
Strategi menggandeng pengelola investasi profesional juga diterapkan Danantara dalam investasi di pasar publik, ekuitas swasta (private equity), serta kredit swasta (private credit).
Meski sudah mulai membeli saham, Danantara belum merinci emiten BUMN yang menjadi sasaran pembelian maupun total nilai transaksi selama dua hari terakhir. (ant/fia/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

