Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melemah 2,5 persen pada perdagangan Senin (14/9/2026), namun berbalik arah hingga ditutup hanya turun tipis 0,10 persen ke posisi 6.534,69.
Pembalikan arah IHSG terjadi setelah pasar merespons positif pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Elandry Pratama pengamat pasar modal mengatakan, pelaku pasar menilai Suahasil merupakan figur yang familiar dengan pengelolaan fiskal dan struktur Kementerian Keuangan.
“Pasar tampaknya merespons cukup positif karena Suahasil Nazara merupakan figur yang sudah sangat familiar dengan pengelolaan fiskal dan struktur Kementerian Keuangan, sehingga ada ekspektasi continuity kebijakan tetap terjaga,” ujar Elandry dilansir dari Antara.
Menurut Elandry, membaiknya risk appetite atau selera risiko investor tercermin dari pergerakan IHSG.
Indeks yang sempat tertekan hingga 2,5 persen mampu berbalik dan mengakhiri perdagangan dengan pelemahan hanya 0,10 persen.
Meski demikian, Elandry mengingatkan pelaku pasar agar tidak mengaitkan pergerakan IHSG sepenuhnya dengan pergantian Menteri Keuangan. Sentimen global dan pergerakan harga komoditas juga turut memengaruhi perdagangan saham.
Ke depan, pasar akan mencermati arah kebijakan Suahasil, terutama terkait disiplin fiskal, defisit APBN, pengelolaan utang, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.
“Ke depan, pasar akan lebih melihat bagaimana arah kebijakan fiskal pemerintahan setelah pergantian ini dan apakah mampu menjaga confidence investor,” kata Elandry.
Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden pada Senin resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta.
Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029.
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 pada pemerintahan Joko Widodo.
Jabatan tersebut kemudian berlanjut pada pemerintahan Prabowo Subianto setelah kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 21 Oktober 2024.
Sementara itu, berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, hanya tiga sektor yang menguat pada perdagangan Senin.
Sektor keuangan menguat paling tinggi sebesar 0,74 persen, diikuti sektor industri 0,40 persen dan barang konsumen primer 0,02 persen.
Delapan sektor lainnya melemah. Sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 2,15 persen, disusul sektor energi 1,49 persen dan infrastruktur 1,45 persen.
Indeks LQ45 justru menguat 9,31 poin atau 1,43 persen ke posisi 659,03.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.101.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 34,25 miliar lembar senilai Rp17,98 triliun. Sebanyak 229 saham naik, 455 saham turun, dan 279 saham tidak bergerak.
Di bursa regional Asia, indeks Nikkei turun 0,58 persen ke 63.641,00, Shanghai turun 0,07 persen ke 3.885,33, Hang Seng naik 0,45 persen ke 24.917,60, Kospi turun 0,07 persen ke 6.684,37, dan Straits Times naik 0,32 persen ke 5.714,37. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

