“Investor juga menantikan rilis sejumlah data ekonomi AS pekan ini untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi perekonomian dan ruang pelonggaran kebijakan moneter ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, upaya diplomatik untuk meredakan konflik di Timur Tengah menunjukkan perkembangan setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan diakhirinya situasi yang disebut sebagai kondisi “bukan perang maupun damai”.
Pejabat Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menggelar pertemuan di Teheran dan sepakat melanjutkan pembahasan diplomatik. Sementara Vladimir Putin Presiden Rusia juga dijadwalkan bertemu dengan Masoud Pezeshkian Presiden Iran, dan Emir Qatar di Moskow, Rusia.
“Meski membuka peluang deeskalasi, serangan Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi serta serangan Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz menunjukkan bahwa risiko keamanan regional masih belum mereda,” katanya.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) sendiri telah memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang pada 20-21 Oktober 2026 pekan lalu.
NOW ON AIR SSFM 100

