Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (6/11/2026) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.
IHSG dibuka melemah 74,43 poin atau 1,48 persen ke posisi 4.955,83. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 7,39 poin atau 1,44 persen ke posisi 506,25.
“IHSG masih ada peluang lanjut ke resistance terdekat 5.072 atau 5.129 dan 5.143. Selain itu antisipasi jika koreksi, IHSG kembali menguji support terdekat 4.980 atau 4.907 atau 4.824. Investor disarankan tetap berhati-hati dan menunggu konfirmasi sinyal yang jelas,” ujar Liza Camelia Suryanata Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (6/11/2026), dilansir Antara.
Dari mancanegara, Liza mengatakan kemenangan Partai Demokrat yang berhasil menguasai Senat dan House of Representatives diperkirakan akan membawa perubahan arah kebijakan Amerika Serikat (AS), khususnya melalui dorongan regulasi lebih ketat terhadap pusat data dan infrastruktur AI.
Sementara itu, pasar memperhitungkan probabilitas sekitar 75 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan berikutnya.
NOW ON AIR SSFM 100

