Kamis, 8 Oktober 2026

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Menanti Rilis Data Ekonomi Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Dari pasar global, penguatan indeks dolar Amerika Serikat (DXY) ke level 101,26 menjadi perhatian investor setelah data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) menunjukkan jumlah lowongan kerja mencapai 7,594 juta.

Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Fed, masih akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati perkembangan negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum menunjukkan kepastian, meskipun harga minyak dunia masih bergerak melemah.

Fokus investor global juga mengarah pada rilis data aktivitas manufaktur, yakni China Caixin Manufacturing PMI dan ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat, serta pidato Kevin Warsh Gubernur The Fed dalam forum European Central Bank (ECB) di Sintra, Portugal.

Komentar pejabat bank sentral Amerika Serikat dan data manufaktur tersebut diperkirakan akan menjadi katalis utama yang memengaruhi pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, serta arus modal global dalam beberapa waktu ke depan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs