Kamis, 8 Oktober 2026

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Menanti Rilis Data Ekonomi Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Pelaku pasar menilai data tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan pasar modal pada awal semester II 2026.

Apabila inflasi dan neraca perdagangan mencatatkan hasil lebih baik dari perkiraan, serta sentimen global tetap kondusif, peluang penguatan IHSG masih terbuka.

Secara konsensus, inflasi diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 3,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dipicu kenaikan harga pangan dan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan diperkirakan melebar hingga sekitar 4 miliar dolar Amerika Serikat.

Selain itu, implementasi bertahap program biodiesel B50 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dipandang sebagai katalis positif, khususnya bagi emiten sektor energi dan industri minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs