Jumat, 25 September 2026

IHSG Ditutup Melemah ke 6.365,37, LQ45 Turun 0,96 Persen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Data tersebut kemudian menurunkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve atau The Fed pada September 2026. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di sekitar 44 persen, turun dari 67 persen sepekan sebelumnya.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis pekan ini. Data tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi pasar untuk membaca arah kebijakan moneter The Fed.

Selain kebijakan moneter AS, pasar juga masih mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Iran membantah telah melakukan pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat, meskipun Washington menyatakan kesepakatan antara kedua pihak semakin dekat.

Iran masih menuntut penghentian blokade angkatan laut AS, pencabutan sanksi, serta kompensasi atas kerusakan akibat konflik sebelum menyepakati kesepakatan apa pun.

Kekhawatiran terhadap pasokan energi juga meningkat setelah kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan telah menyerang kilang Jazan milik Saudi Aramco.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
32o
Kurs