Senin, 31 Agustus 2026

IHSG Hari Ini Naik 7,36 Poin ke 6.525,48, Pasar Cermati The Fed

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat terbatas pada perdagangan Senin (31/8/2026).

Investor masih mencermati perkembangan sentimen global, terutama arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), serta sejumlah agenda ekonomi domestik.

IHSG mengakhiri perdagangan di level 6.525,48 atau naik 7,36 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Sementara itu, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan naik 2,01 poin atau 0,31 persen ke level 643,83.

Maximilianus Nico Demus Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, pergerakan pasar saham Asia masih dibayangi pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh.

“Bursa Asia didominasi pelemahan setelah pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada September 2026,” ujar Nico dilansir dari Antara.

Dalam pidatonya pada Simposium Jackson Hole, Jumat (28/8/2026), Warsh memperingatkan bahwa inflasi AS belum menunjukkan perlambatan yang signifikan.

Ia juga menegaskan komitmen bank sentral AS untuk membawa inflasi kembali ke target 2 persen.

Sentimen global lainnya datang dari pasar energi. Harga minyak melonjak setelah militer AS menargetkan peluncur roket Iran yang disebut tengah bersiap memasang ranjau di Selat Hormuz.

Kondisi tersebut meningkatkan perhatian investor terhadap risiko geopolitik dan potensi dampaknya terhadap harga energi serta perekonomian global.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG masih terbatas karena investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pada pekan ini.

Data yang menjadi perhatian pasar antara lain inflasi Agustus 2026 dan data perdagangan Juli 2026. Kedua indikator tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan investor dalam membaca arah perekonomian Indonesia.

Di sisi lain, sentimen positif datang dari keputusan DPR RI yang menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031. Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada Juli 2026.

Secara intraday, IHSG dibuka melemah dan bertahan di zona merah hingga akhir sesi pertama perdagangan. Memasuki sesi kedua, indeks berbalik menguat dan mampu bertahan di zona hijau sampai perdagangan ditutup.

Dari sebelas sektor dalam Indeks Sektoral IDX-IC, sejumlah sektor tercatat menguat. Sektor keuangan menjadi salah satu penggerak utama dengan kenaikan 1,23 persen, disusul sektor energi yang naik 0,94 persen dan sektor lainnya yang menguat 0,58 persen.

Di sisi lain, empat sektor berakhir di zona merah. Sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 1,65 persen, diikuti sektor barang baku yang turun 0,71 persen dan sektor barang konsumen primer yang melemah 0,35 persen.

Sejumlah saham mencatat kenaikan harga terbesar, antara lain KOTA, SRSN, ASLI, BSIM, dan FORU. Sementara saham dengan penurunan harga terbesar meliputi DWGL, RGAS, TMPO, FUJI, dan TCPI.

Aktivitas perdagangan saham pada Senin tercatat sebanyak 2.372.000 transaksi dengan volume 50,33 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp24,99 triliun.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 413 saham menguat, 245 saham melemah, sedangkan 305 saham tidak mengalami perubahan harga.

Sementara itu, bursa saham utama Asia bergerak beragam. Nikkei Jepang turun 0,23 persen ke 66.256,00, sedangkan Shanghai Composite China naik 0,46 persen ke 3.986,30.

Hang Seng Hong Kong melemah 0,07 persen ke 25.566,99. Kospi Korea Selatan menguat 0,46 persen ke 6.820,02, sementara Straits Times Singapura naik 0,97 persen ke 5.755,36. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 31 Agustus 2026
28o
Kurs