Sementara itu, data ekonomi Amerika Serikat memberikan sinyal yang beragam. Defisit perdagangan Negeri Paman Sam pada Mei 2026 melebar menjadi 77,6 miliar dolar AS.
Di sisi lain, indeks optimisme ekonomi mengalami perbaikan, sedangkan ekspektasi inflasi masyarakat meningkat menjadi 3,7 persen.
Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih akan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait pelonggaran kebijakan moneter.
Pada perdagangan sebelumnya, mayoritas bursa saham Eropa bergerak melemah. Indeks Euro Stoxx 50 turun 1,24 persen, DAX Jerman terkoreksi 0,37 persen, dan CAC 40 Prancis melemah 0,51 persen. Sementara itu, FTSE 100 Inggris masih mampu menguat 0,13 persen.
Pergerakan bursa Wall Street juga bervariasi. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,25 persen, S&P 500 menguat 0,45 persen, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi 1,77 persen.
Di kawasan Asia pada perdagangan pagi ini, indeks Nikkei turun 0,64 persen, Shanghai Composite melemah 0,03 persen, Kospi terkoreksi 1,69 persen, sementara Straits Times masih mencatat kenaikan 0,22 persen. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

