Jumat, 9 Oktober 2026

Indef: Emas Strategis untuk Diversifikasi Cadangan Devisa Indonesia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Harga Emas Batangan Naik Rp1.000 Hari ini Ilustrasi emas batangan Antam. Foto: Antara

Sementara Rusia, cadangan emasnya 2.311 ton atau 48,1 persen dari total cadangan devisa. India tercatat 880,3 ton atau 19,8 persen, Jepang 846 ton atau 10,1 persen, serta China 2.313 ton atau 10 persen.

Meski demikian, Aviliani menegaskan tidak ada rasio tunggal yang dapat dijadikan patokan mengenai besaran ideal cadangan emas suatu negara. Kebijakan itu bergantung pada struktur ekonomi, kebutuhan likuiditas, serta strategi masing-masing bank sentral.

“Tidak ada sebenarnya ketentuan tentang berapa besar cadangan devisa emas. Itu tergantung dari kepercayaan dari negara masing-masing mau memegang apa,” katanya.

Menurutnya, tren pengelolaan cadangan devisa global juga mulai berubah. Setelah lama bertumpu pada dolar AS, emas kembali mendapat perhatian sebagai instrumen diversifikasi di tengah dinamika ekonomi global.

Permintaan emas juga tidak hanya berasal dari bank sentral. Masyarakat semakin melihat emas sebagai instrumen investasi, seiring berkembangnya layanan bullion dan emas digital.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
30o
Kurs