“Semoga anak-anak kita semakin tumbuh. Yang belum punya usaha bisa memulai usaha, sedangkan yang sudah berkembang bisa semakin besar,” ucapnya.
Mantan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim itu menyatakan, program pemberdayaan ekonomi tersebut tidak hanya menyasar santri dan lingkungan pesantren, tetapi juga melibatkan jemaah serta masyarakat luas.
Beberapa komunitas yang dilibatkan di antaranya jemaah Ngaji Sugi, Mukmin Mandiri, Masjid Al-Furqon, Takmirul Muslimin, dan komunitas lainnya. Melalui jejaring tersebut, ia berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan memulai dan mengembangkan usaha.
Seperti diketahui, Kiai Zakki juga baru saja dikukuhkan sebagai guru besar di Universiti Geomatika Malaysia (UGM), Melaka, Malaysia dengan orasi ilmiahnya berjudul “Ekosistem Usaha Pesantren Entrepreneur: Transformasi Pesantren dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Motor Penggerak dan Pusat Ekonomi Umat”.
Musyafak Rouf Ketua DPRD Jatim mengapresiasi pencapaian akademik Kiai Zakki dan berharap gelar guru besar tersebut dapat diikuti dengan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat.
NOW ON AIR SSFM 100

