Konsumsi Pertalite mulai mengalami penurunan pada Agustus setelah harga Pertamax kembali turun.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan rata-rata penyaluran Pertalite pada Agustus berada di kisaran 84.368 kl per hari. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan konsumsi pada Juli yang mencapai 85.589 kl per hari.
“Ini agak sedikit menurun karena harga pertamax juga ada koreksi, semula Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter. Sehingga, konsumsinya untuk pertalite juga turun,” kata Wahyudi.
Meski menurun dibandingkan Juli, konsumsi Pertalite pada Agustus masih berada di atas rata-rata penyaluran sebelum harga Pertamax mengalami kenaikan.
Di tengah kenaikan konsumsi tersebut, Bahlil memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Pertalite hingga akhir 2026. Harga BBM bersubsidi tersebut dipastikan tetap Rp10.000 per liter, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi global. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

