Jumat, 3 Juli 2026

SPBU Jatim Sempat Antre Panjang, BPH Migas: Konsumsi Pertalite dan Solar Naik 25 Persen

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Wahyudi Anas, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) saat berada di Suara Surabaya Cantre, pada Jumat (3/7/2026). Foto: Chandra suarasurabaya.net

Wahyudi Anas, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan bahwa penyebab antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah SPBU di Jawa Timur beberapa waktu lalu karena adanya kenaikan konsumsi pertalite dan solar mencapai 25 persen dibanding kondisi normal.

“Kalau kita lihat satu per satu, untuk daerah yang kritis dan antreannya besar, kenaikan konsumsinya mencapai 25 persen. Sementara di daerah lain, di luar wilayah yang menjadi antrean, kenaikan rata-rata hanya 6 sampai 7 persen,” kata Wahyudi saat mengudara di Radio Suara Surabaya, pada Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, secara umum di wilayah Jatim, konsumsi Pertalite hingga 29 Juni tercatat naik sekitar 14 persen dibanding kondisi normal. Sementara konsumsi solar, yang banyak digunakan untuk angkutan barang, penumpang, dan layanan umum, naik 10,8 persen.

Dari hasil telaah BPH Migas, kenaikan konsumsi yang tajam di titik-titik antrean sejalan dengan meningkatnya volume kendaraan angkutan logistik di kawasan sekitar pelabuhan, seperti Tanjung Perak, Teluk Lamong, dan Gresik.

“Dari analisis kami, memang ada peningkatan kendaraan angkutan logistik yang sangat tajam. Kendaraan-kendaraan ini membutuhkan BBM untuk membawa barang dari pelabuhan ke titik-titik pengiriman,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 3 Juli 2026
28o
Kurs