Rabu, 18 Februari 2026

Mendag Tegaskan MBG Tidak Picu Kenaikan Harga Ayam

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Budi Santoso Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia di Palembang, Kamis (12/2/2026). Foto: Antara

Budi Santoso Menteri Perdagangan menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menyebabkan lonjakan harga daging ayam ras di pasar.

Ia menekankan bahwa harga ayam justru cenderung stabil karena adanya kepastian permintaan dari program MBG.

“Kalau dulu harga naik-turun karena permintaannya naik-turun. Permintaan naik turun, harga menjadi naik-turun. Justru sekarang ketika permintaan itu grafiknya begini (naik), ada kepastian. Justru produksi itu ngikutin ya, linear gitu, ngikutin permintaan sehingga harga malah cenderung stabil,” ujar Budi dilansir dari Antara, Rabu (18/2/2026).

Menurut Mendag, fluktuasi harga ayam sebelumnya dipicu oleh pola permintaan pasar yang tidak menentu. Ketika permintaan melonjak, harga ikut naik. Sebaliknya, saat permintaan turun, harga ikut melemah.

Kini, dengan adanya program MBG yang menyerap pasokan secara konsisten, produsen memiliki kepastian pasar sehingga produksi dapat disesuaikan secara lebih terencana.

Budi meminta masyarakat melihat kondisi harga secara menyeluruh dan tidak mengaitkan kenaikan harga secara langsung dengan pelaksanaan MBG.

“Apakah terus tiba-tiba harga melonjak karena MBG? Kan nggak ada, semua harga kan bagus juga,” tegasnya.

Budi mengungkapkan, pihaknya telah berdiskusi dengan pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta produsen ayam. Mereka menyambut positif program MBG karena memberikan kepastian permintaan dan mendorong peningkatan kapasitas produksi.

“Ini justru bagus, karena kami produksinya terus meningkat, dan pasti karena permintaan menjadi pasti. Kalau dulu, permintaan naik-turun kan tergantung pasar,” tambahnya.

Kemendag juga memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan pasokan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri 2026.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat Rp40.259 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras Rp30.570 per kilogram, telur ayam ras ukuran besar Rp13.640 per kilogram, Minyakita Rp16.020 per liter, serta cabai rawit Rp73.609 per kilogram. (ant/vve/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 18 Februari 2026
28o
Kurs