Senin, 13 Juli 2026

Menkeu Dorong Sektor Swasta Jadi Penggerak Ekonomi Bangsa

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) menghadiri rangkaian kegiatan Jogja Financial Festival (JFF) 2026 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat (22/5/2026). Foto Humas Kemenkeu

Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) mendorong sektor swasta menjadi penggerak ekonomi bangsa di tengah ketidakpastian global, saat menghadiri rangkaian kegiatan Jogja Financial Festival (JFF) 2026, di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

“Selain belanja pemerintah, kita menggerakkan private sector juga, sehingga mesin kita jalan dua-duanya, yaitu
sekor swasta dan pemerintah. Sektor swasta musti diaktifkan lagi, kita perbaiki iklim investasinya, salah satunya melalui Satgas Debottlenecking” ungkap Purbaya di Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Purbaya optimistis, dengan menggerakan sektor swasta dan belanja pemerintah, dirinya bisa memperkuat ekonomi. Selain itu, Menkeu meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh kuat, dengan defisit yang tetap terjaga.

“Kita sudah berkesinambungan fiskalnya, Coretax sekarang juga sudah lebih baik. Saya tidak akan naikkan tarif pajak, tapi saya akan bikin ekonominya bagus, sehingga orang akan bayar pajak dengan gembira. Defisit nggak bertambah, tapi perekonomian kita tumbuh lebih cepat, karena kita bisa me-manage anggaran dengan lebih efisien dan mendorong partisipasi swasta,” imbuhnya.

Ajang Jogja Financial Festival 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam rangka memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Acara ini menyajikan berbagai agenda edukatif dan interaktif, seperti financial talkshow, edukasi investasi, dan job fair. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah kolaborasi antara regulator, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan serta mendorong peningkatan literasi keuangan di Indonesia.(lea/kir/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
27o
Kurs