Pemerintah Optimistis Pendapatan Negara 2026 Tembus Rp3.208 Triliun
Selasa, 7 Juli 2026 | 16:10 WIB
Tangkapan virtual - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara dalam agenda Investor Daily Summit 2026, di Jakarta, Kamis (8/10/2026). Foto: Antara.
Karena itu, ia tegaskan bahwa tingkat belanja yang tinggi juga harus memperhitungkan bantalan fiskal agar menjaga kemampuan, sumber daya, atau keuangan tidak berkurang atau melemah dalam menghadapi krisis.
“Peranan dari kebijakan fiskal itu adalah menjadi peredam kejut. Harga minyaknya bergerak cepat sekali, fiskal menjadi peredam kejutnya. Di dalam negeri, harga BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi tidak berubah, dia (kebijakan fiskal) menjadi shock absorber, menjadi agent of development, membiayai prioritas nasional yang produktif dan menjaga fiscal sustainability,” ujar Menkeu.(ant/fia/kir/ipg)