Hasil pemeriksaan juga digunakan untuk mengidentifikasi kendaraan yang membutuhkan pemeliharaan maupun perbaikan pada mesin dan sistem pengendalian emisi.
Widyaswendra Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas mengatakan, pengujian emisi merupakan langkah preventif untuk mendorong operasional pelabuhan yang lebih ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pengukuran terhadap kondisi emisi kendaraan, tetapi juga mendorong pengguna jasa dan mitra transportasi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aspek lingkungan dalam kegiatan operasional,” ujar Widyaswendra.
Ia menjelaskan, hasil pengujian diharapkan dapat menjadi informasi awal bagi pemilik kendaraan untuk mengevaluasi kondisi truk dan melakukan pemeliharaan apabila ditemukan parameter emisi yang belum memenuhi ketentuan.
Menurut Widyaswendra, truk peti kemas memiliki peran penting dalam rantai logistik karena menjadi penghubung antara terminal dan kawasan hinterland.

NOW ON AIR SSFM 100

