Senin, 21 September 2026

Pemerintah Siapkan Stimulus Antisipasi Dampak El Nino Tahun Ini

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Suhu permukaan Samudera Pasifik. El Nino biasanya ditandai pemanasan suhu yang tidak biasa dan La Nina oleh temperatur dingin tidak biasa di ekuator Pasifik. Foto: NOAA

Pemerintah menyiapkan kebijakan tersebut setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan El Nino telah mencapai kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi sangat kuat.

Teuku Faisal Fathani Kepala BMKG mengatakan hasil pemantauan menunjukkan indeks El Niño-Southern Oscillation (ENSO) mencapai +1,59. Kondisi tersebut diperkirakan membuat curah hujan pada Agustus hingga September 2026 berada pada kategori rendah hingga sangat rendah.

Musim hujan diproyeksikan mulai berlangsung pada pertengahan Oktober 2026. Dampak El Nino terutama berpotensi dirasakan di wilayah selatan garis khatulistiwa, meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa, Sumatera bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

BMKG memperingatkan kondisi itu dapat memengaruhi sektor pertanian, ketersediaan air bersih, pengelolaan waduk dan irigasi, energi, kesehatan, perikanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Risiko kebakaran hutan dan lahan juga diperkirakan meningkat selama periode kemarau. (ant/ham/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 21 September 2026
26o
Kurs