Rabu, 21 Oktober 2026

Rupiah Dibuka Stagnan di Rp17.992 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan BI

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Rully memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen untuk menjaga daya beli masyarakat.

Namun, kemungkinan kenaikan suku bunga tetap menjadi perhatian apabila bank sentral mempertimbangkan kebijakan moneter Amerika Serikat.

“Jika BI menaikkan suku bunganya, mungkin mempertimbangkan antisipasi bila The Fed tanggal 28 Oktober nanti jika jadi menaikkan bunga 25 bps menjadi 4,25 persen,” ujarnya.

Selain keputusan suku bunga, pergerakan rupiah turut dipengaruhi dinamika pasar global. Rully menyebut harga minyak yang masih tinggi meningkatkan ekspektasi inflasi global sekaligus mendorong kenaikan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent sempat mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (20/10/2026).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2026
35o
Kurs