Rupiah Diprediksi Menguat, Didorong Sikap Dovish Gubernur The Fed
Senin, 6 Juli 2026 | 11:40 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara
Dari faktor eksternal, pasar keuangan juga dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik global. Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki.
Di saat yang sama, ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz turut memengaruhi pergerakan harga minyak dunia dan meningkatkan kehati-hatian investor.
Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang diterbitkan Bank Indonesia juga menunjukkan pelemahan rupiah.
Pada perdagangan Senin, JISDOR berada di level Rp17.999 per dolar AS, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp17.960 per dolar AS. (ant/saf/ipg)