Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Senin (5/10/2026). Rupiah turun 35 poin atau 0,20 persen menjadi Rp17.917 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp17.882 per dolar AS.
Ibrahim Assuabi analis mata uang mengatakan, pelemahan rupiah salah satunya dipengaruhi perkembangan konflik antara kelompok Ansarullah di Yaman dan Arab Saudi.
“Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung Arab Saudi menyatakan akan meluncurkan operasi militer besar-besaran untuk merebut kembali seluruh wilayah negara yang dikuasai oleh kelompok tersebut,” kata Ibrahim.
Ketegangan tersebut turut menjadi perhatian pasar karena berkaitan dengan kondisi keamanan dan potensi gangguan terhadap aktivitas energi di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, kelompok Ansarullah di Yaman dilaporkan meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak atau drone ke fasilitas Saudi Aramco di Riyadh dan wilayah Khurais.

NOW ON AIR SSFM 100

