Senin, 28 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.978, Konflik Iran-AS Jadi Perhatian Pasar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Rupiah dan Dolar AS. Foto: iStock

Ibrahim menyebut, Iran tetap mempertahankan persyaratan tersebut meskipun Presiden AS Donald Trump menolaknya.

Selain perkembangan geopolitik, pasar valuta asing juga mencermati sejumlah agenda ekonomi AS yang akan dirilis sepanjang pekan ini.

Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dijadwalkan dirilis pada Rabu (30/9/2026).

Selanjutnya, data ISM Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) akan diumumkan Kamis (1/10/2026), disusul laporan ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat (2/10/2026).

“Rilis data-data tersebut dapat memainkan peran penting dalam membentuk ekspektasi pasar menjelang pertemuan The Fed bulan depan,” ujar Ibrahim.

Di pasar domestik, pelemahan juga tercermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Pada Senin, JISDOR berada di level Rp17.965 per dolar AS, melemah dari posisi sebelumnya Rp17.917 per dolar AS. (ant/fia/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 28 September 2026
28o
Kurs